Posted by: Albi Samjaya | October 13, 2014

Sistem Informasi Manajemen dan Sistem Penunjang Keputusan

PENGERTIAN DASAR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Menurut beberapa pakar dibidangnya. Pengertian Sistem Informasi Manajemen menurut Laudon dan Laudon (2008) adalah : “Suatu susunan komponen-komponen yang terintegrasi & bekerja secara bersama-sama untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan menyebarkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, control, analisis dan visualisasi dalam sebuah organisasi”. Sedangkan menurut Davis (2009) adalah: “Suatu sistem operasional yang melaksanakan beraneka-ragam fungsi untuk menghasilkan keluaran yang berguna bagi pelaksana operasi dan manajemen organisasi yang bersangkutan.”
Secara umum, Sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem informasi yang menyediakan untuk pelaporan yang berorientasi manajemen berdasarkan pemrosesan transaksi dan operasi organisasi/perusahaan. Manajemen memiliki beberapa fungsi atau peranan dalam suatu organisasi:
-Planning (perencanaan)
-Organizing (pengelompokkan)
-Staffing (menyusun bagian-bagian)
-Directing (mengarahkan)
-Controling (mengendalikan)

KONSEP SISTEM INFORMASI ORGANISASIONAL
Pada dasarnya konsep system organisasional ini memiliki hubungan antara system dan organisasi. Bagaimana system tersebut dapat bisa terorganisasi dengan baik. Sistem itu sendiri adalah seperangkat komponen yang saling berhubungan dan saling bekerjasama untuk mencapai beberapa tujuan. Sistem informasi adalah kumpulan hardware dan soft ware komputer, prosedur, dokumentasi, formulir dan orang yang bertanggungjawab untuk memperoleh, menggerakkan, manajemen, distribusi data dan informasi. Proses yang harus diikuti dalam pengembangan suatu sistem yang baik disebut System Analysis and Design (SA&D). Read More…

Advertisements
Posted by: Albi Samjaya | September 28, 2014

Sistem Informasi Psikologi

sistem

Sistem – Informasi – Psikologi

Sistem informasi psikologi terdiri dari tiga kata yaitu sistem, informasi, dan psikologi yang masing-masing katanya memiliki definisi sendiri yaitu :

  1. Sistem

Suatu sistem adalah seperangkat komponen yang saling bergantung atau berinteraksi membentuk keseluruhan yang terpadu. Setiap sistem digambarkan oleh batas-batas ruang dan waktu, dikelilingi dan dipengaruhi oleh lingkungannya, yang digambarkan oleh struktur dan tujuan dan disajikan dalam fungsinya.

  1. Informasi

Informasi adalah hal yang menginformasikan, contohnya seperti dari mana data dapat diperoleh. Informasi disampaikan baik sebagai isi pesan melalui pengamatan langsung atau tidak langsung dari beberapa hal. Informasi dirasa dapat ditafsirkan sebagai pesan dalam dirinya sendiri, dan dalam hal ini, informasi selalu disampaikan sebagai konten dari pesan. Informasi dapat dikodekan ke dalam berbagai bentuk transmisi dan interpretasi. Misalnya informasi dapat dikodekan ke dalam tanda-tanda (lambang dan simbol), dan ditransmisikan melalui sinyal. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | May 21, 2014

Terapi Humanistik Eksistensial

Definisi dan Sejarah Terapi Humanistik-Eksistensial 

Istilah psikologi humanistik (Humanistic Psychology) diperkenalkan oleh sekelompok ahli psikologi yang pada awal tahun 1960-an bekerja sama di bawah kepemimpinan Abraham Maslow dalam mencari alternatif dari dua teori yang sangat berpengaruh atas pemikiran intelektual dalam psikologi. Kedua teori yang dimaksud adalah psikoanalisis dan behaviorisme. Maslow menyebut psikologi humanistik sebagai “kekuatan ketiga” (a third force).

Meskipun tokoh-tokoh  psikologi humanistik memiliki pandangan yang berbeda-beda, tetapi mereka berpijak pada konsepsi fundamental yang sama mengenai manusia, yang berakar pada salah satu aliran filsafat modern, yaitu eksistensialisme. Eksistensialisme adalah hal yang mengada-dalam dunia (being-in-the-world) dan menyadari penuh akan keberadaannya (Koeswara, 1986 : 113). Eksistensialisme menolak paham yang menempatkan manusia semata-mata sebagai hasil bawaan ataupun lingkungan. Sebaliknya, para filsuf eksistensialis percaya bahwa setiap individu memiliki kebebasan untuk memilih tindakan, menentukan sendiri nasib atau wujud dari keberadaannya, serta bertanggung jawab atas pilihan dan keberadaannya, dalam hal ini “pilihan” menjadi evaluasi tertinggi dari tindakan yang akan diambil oleh seseorang. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | April 6, 2014

Psikoterapi

6a010537101528970b0134855e10d4970c
Psikoterapi adalah aplikasi sistematis dari metode yang didefinisikan dalam pengobatan penderitaan psikis dan keluhan psikosomatis termasuk juga krisis kehidupan dari berbagai sumber. Dasar dari pengobatan adalah hubungan psikoterapis ke pasien, atau dalam pengaturan non-klinis pada klien. Kelompok sasaran untuk psikoterapi termasuk orang-orang dengan masalah emosional, tetapi juga orang-orang yang ingin mengembangkan kemungkinan mereka untuk tindakan sosial dan “batin”. Psikoterapi demikian juga di banyak kasus dapat bersifat pencegahan (Pritz, Alfred(dalam Young) Read More…

Posted by: Albi Samjaya | January 19, 2014

Psikologi Manajemen – Rangkuman Materi

Komunikasi

Komunikasi menurut KBBI adalah sebagai berikut, (1) pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yg dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; (2) perhubungan

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti ‘sama’, Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common), Sedangkan manusia berkomunikasi untuk membagi pengetahuan dan pengalaman (Mulyana,2007)

Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah pengirim, pesan, saluran, penerima, umpan balik, dan protocol.

Faktor yang mempengaruhi komunikasi diantaranya (Rochmawati,2009) : latar belakang budaya, ikatan kelompok atau grup, harapan, pendidikan, dan situasi. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | November 24, 2013

Mengendalikan (Controlling) : Fungsi Manajemen

fist

Pengendalian (kontrol) adalah salah satu fungsi manajerial seperti perencanaan, pengorganisasian, pengaturan staff, dan mengarahkan. Mengendalikan merupakan fungsi penting karena membantu untuk memeriksa kesalahan dan mengambil tindakan korektif sehingga meminimalkan penyimpangan dari standar dan mengatakan bahwa tujuan organisasi telah tercapai dengan cara yang baik.

Menurut konsep modern kontrol adalah tindakan meramalkan sedangkan konsep awal pengendalian hanya digunakan ketika kesalahan terdeteksi. Kontrol dalam manajemen berarti menetapkan standar, mengukur kinerja aktual dan mengambil tindakan korektif.

Definisi

Pada tahun 1916, Henri Fayol merumuskan salah satu definisi pertama kontrol karena berkaitan dengan manajemen :

Pengendalian suatu usaha terdiri dari melihat bahwa segala sesuatu yang sedang dilakukan sesuai dengan rencana yang telah diadopsi, perintah yang telah diberikan, dan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan. Adalah penting untuk mengetahui kesalahan agar mereka dapat diperbaiki dan dicegah dari berulang. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | November 2, 2013

Motivasi

yoga-bali
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah intensitas, arah, dan ketekunan. Selain itu motivasi dapat dikatakan sebagai fitur psikologis yang mendorong suatu organisme untuk bertindak menuju tujuan yang diinginkan dan memunculkan, mengontrol , dan memelihara perilaku tertentu yang diarahkan pada suatu tujuan. Hal ini dapat dianggap sebagai kekuatan pendorong , satu keadaan psikologis yang memaksa atau memperkuat tindakan kepada tujuan yang diinginkan. Contohnya adalah rasa lapar adalah motivasi yang memunculkan keinginan untuk makan . Motivasi adalah tujuan atau penyebab psikologis dari suatu tindakan. Motivasi telah terbukti memiliki akar di daerah fisiologis, perilaku, kognitif, dan sosial. Motivasi dapat berakar pada dorongan dasar untuk mengoptimalkan kesejahteraan, meminimalkan rasa sakit, dan memaksimalkan kesenangan. Hal ini juga dapat berasal dari kebutuhan fisik tertentu seperti makan, tidur atau beristirahat, dan kebutuhan seks. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | September 29, 2013

Komunikasi ;dan Teori Kepemimpinan

Komunikasi

Friends Talking over Coffee

Komunikasi adalah satu faktor yang esensial dalam kehidupan manusia, dari sejak manusia diciptakan hingga sekarang komunikasi menjadi faktor yang penting dalam kelangsungan hidup manusia. Salah satu contoh komunikasi yang manusia sangat bergantung padanya adalah komunikasi verbal, bayangkan tanpa komunikasi verbal bagaimana anda bisa mengobrol dengan teman anda, bagaimana anda bisa menelpon kerabat anda, atau bagaimana anda bisa melakukan tawar menawar dalam proses niaga, mungkin kegiatan tersebut dapat anda lakukan dengan komunikasi non-verbal, bisa dengan tulisan ataupun gerak tubuh, tapi bayangkan waktu yang akan terbuang dan kemungkinan “salah tangkap” dari kawan komunikasi anda. Sebelum berpikir lebih jauh tentang komunikasi mari kita pelajari definisi dari komunikasi itu sendiri. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | June 30, 2013

Abnormalitas : Konsep Motivasi, Stress, dan Gender

Abnormalitas (atau perilaku disfungsional) adalah sesuatu yang menyimpang dari normal atau berbeda dari yang khas, adalah perilaku karakteristik yang ditentukan secara subyektif, diberikan untuk mereka yang memliki kondisi langka atau disfungsional. Mendefinisikan yang normal atau abnormal adalah isu kontroversial dalam psikologi abnormal.

Berikut adalah beberapa kriteria konvensional abnormalitas :

– Jarang Secara Statistik
Seperti orang yang sangat bodoh dan sangat cerdas, keduanya dapat dinyatakan abnormal karena jumlah yang sedikit dibandingkan yang rata-rata. Oleh karena itu perilaku abnormal individu dianggap tidak biasa secara statistik serta bukan merupakan hal yang diinginkan.

– Distress
Seseorang yang menampilkan banyak depresi, kecemasan, ketidakbahagiaan, dll akan dianggap sebagai menunjukkan perilaku abnormal karena perilaku mereka muncul karena kesusahan mereka sendiri. Read More…

Posted by: Albi Samjaya | June 13, 2013

Carl Ransom Rogers (8 Januari 1902 – 4 Februari 1987) adalah seorang psikolog berkebangsaan Amerika, ia merupakan salah satu psikolog beraliran humanistik. Carl Rogers terkenal dengan pendekatan terapi klinis uniknya yaitu pendekatan yang berpusat pada klien (Client Centered Therapy). Teori Rogers mirip dengan pendekatan Freud, namun pada hakikatnya Rogers berbeda dengan Freud karena Rogers menganggap bahwa manusia pada dasarnya baik atau sehat. Rogers memandang kesehatan mental sebagai proses perkembangan hidup alamiah, sementara kejahatan dan persoalan kemanusiaan lain dipandang sebagai penyimpangan dari kecenderungan alamiah. Teori Rogers didasarkan pada suatu “daya hidup” yang disebut kecenderungan aktualisasi. Kecenderungan aktualisasi tersebut diartikan sebagai motivasi yang menyatu dalam setiap diri makhluk hidup dan bertujuan mengembangkan seluruh potensinya semaksimal mungkin.

Menurut Rogers orang yang memiliki kepribadian sehat adalah orang yang dapat mengaktualisasikan diri. Jadi manusia yang sadar dan rasional tidak lagi dikontrol oleh peristiwa kanak-kanak seperti yang di ajukan oleh aliran freudian, misalnya toilet training, penyapihan ataupun pengalaman seksual sebelumnya. Rogers lebih melihat pada masa sekarang, dia berpendapat bahwa masa lampau memang akan mempengaruhi cara bagaimana seseorang memandang masa sekarang yang akan mempengaruhi juga kepribadiannya.

 

  Read More…

Older Posts »

Categories