Posted by: Albi Samjaya | September 28, 2014

Sistem Informasi Psikologi

sistem

Sistem – Informasi – Psikologi

Sistem informasi psikologi terdiri dari tiga kata yaitu sistem, informasi, dan psikologi yang masing-masing katanya memiliki definisi sendiri yaitu :

  1. Sistem

Suatu sistem adalah seperangkat komponen yang saling bergantung atau berinteraksi membentuk keseluruhan yang terpadu. Setiap sistem digambarkan oleh batas-batas ruang dan waktu, dikelilingi dan dipengaruhi oleh lingkungannya, yang digambarkan oleh struktur dan tujuan dan disajikan dalam fungsinya.

  1. Informasi

Informasi adalah hal yang menginformasikan, contohnya seperti dari mana data dapat diperoleh. Informasi disampaikan baik sebagai isi pesan melalui pengamatan langsung atau tidak langsung dari beberapa hal. Informasi dirasa dapat ditafsirkan sebagai pesan dalam dirinya sendiri, dan dalam hal ini, informasi selalu disampaikan sebagai konten dari pesan. Informasi dapat dikodekan ke dalam berbagai bentuk transmisi dan interpretasi. Misalnya informasi dapat dikodekan ke dalam tanda-tanda (lambang dan simbol), dan ditransmisikan melalui sinyal.

  1. Psikologi

Psikologi adalah disiplin akademis dan terapan yang melibatkan studi ilmiah tentang fungsi dan perilaku mental. Psikolog mengeksplorasi konsep-konsep seperti persepsi, kognisi, perhatian, emosi, fenomenologi, motivasi, fungsi otak, kepribadian, perilaku, dan hubungan interpersonal, termasuk ketahanan psikologis, ketahanan keluarga, dan daerah lainnya. Psikolog dari beragam orientasi juga mempertimbangkan pikiran bawah sadar.

 

Dengan demikian kita tarik kesimpulan bahwa sistem informasi psikologi adalah seperangkat komponen yang saling bergantung membentuk keseluruhan yang terpadu dari hal yang menginformasikan fungsi dan perilaku mental seseorang.

 

 

Sistem Informasi – Psikologi

 

Sistem Informasi Psikologi juga dapat dibagi menjadi satu frase dan satu kata yaitu system informasi dan psikologi yaitu:

Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi.

Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.

Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

Dari definisi diatas dapat disimpulkan bahwa sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data yang merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

Komponen Sistem Informasi Berbasis Komputer

Lima komponen yang harus ada bersama untuk menghasilkan sistem informasi berbasis komputer adalah:
1. Hardware

Perangkat keras merujuk pada kategori mesin. Ini termasuk komputer itu sendiri, yang sering disebut sebagai central processing unit (CPU), dan semua peralatan pendukungnya. Di antara peralatan pendukung terdapat perangkat input dan output, perangkat penyimpanan, dan perangkat komunikasi.
2. Software

Perangkat lunak merujuk pada program komputer dan manual yang mendukungnya. Program komputer adalah instruksi yang dapat dibaca mesin yang mengarahkan sirkuit dalam bagian perangkat keras dari sistem berfungsi dengan cara yang menghasilkan informasi yang berguna dari data. Program biasanya disimpan pada beberapa media input / output, sering disk atau tape.
3. Data

Data adalah fakta yang digunakan oleh program untuk menghasilkan informasi program. Seperti program data umumnya disimpan dalam bentuk yang dapat dibaca mesin, yaitu pada disk atau tape hingga komputer membutuhkan mereka.
4. Prosedur

Prosedur adalah kebijakan yang mengatur operasi dari sebuah sistem komputer.
5. Manusia

Setiap sistem membutuhkan manusia jika ingin berguna. Seringkali elemen yang paling tampak lebih dari sistem adalah manusia, mungkin menjadi komponen yang paling mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan sistem informasi.

 

Dari definisi sistem informasi dan psikologi dapat juga ditarik kesimpulan tentang sistem informasi psikologi yaitu suatu bentuk komunikasi sistem yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data psikologis seperti persepsi, kognisi, perhatian, emosi, fenomenologi, motivasi, fungsi otak, kepribadian, perilaku, dan hubungan interpersonal, termasuk ketahanan psikologis, ketahanan keluarga, dan daerah psikologi yang bertujuan mendukung manusia dalam pengambilan keputusan  dan tindakan dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.

 

Sistem Informasi Psikologi

Sistem informasi psikologi dekat kaitannya dengan penelitian psikologi dimana olah data berperan penting didalamnya, khususnya pada penelitian psikologi kuantitatif dimana data sangat penting perannya dalam uji statistik yang digunakan. Desain penelitian yang berorientasi kuantitatif mencakup eksperimen, kuasi-eksperimen, studi cross-sectional, studi kasus-kontrol, dan studi longitudinal. Pengukuran dan operasionalisasi konstruk penting adalah bagian penting dari desain penelitian ini. Metode statistik termasuk Pearson produk-moment koefisien korelasi, analisis varians, regresi linier berganda, regresi logistik, pemodelan persamaan struktural, dan pemodelan linear hirarkis. Dalam peran lebih spesifiknya sistem informasi psikologi lebih tepat kaitannya dengan psikometri. Psikometri adalah bidang studi yang berhubungan dengan teori dan teknik pengukuran psikologis, salah satu bagian dari bidang yang bersangkutan dengan tujuan pengukuran dari keterampilan dan pengetahuan, kemampuan, sikap, kepribadian, dan prestasi pendidikan. Sebagai contoh, penelitian psikometri hanya memperhatikan dirinya sendiri dengan konstruksi dan validasi instrumen penilaian seperti kuesioner, tes, penilaian penilai ‘, dan tes kepribadian. Bagian lain dari lapangan berkaitan dengan statistik bantalan penelitian tentang teori pengukuran (misalnya, teori respon butir, korelasi dalam kelas). Sistem informasi psikologi dekat hubunganya dengan psikometri karena didalamnya mencakup pengukuran-pengukuran yang menghasilkan informasi setelah melalui proses pengolahan data.

 

Sumber

SEI Report, “Glosarry” dalam http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi diakses pada 28 september 2014

Kroenke, D M. (2008). Experiencing MIS. Prentice-Hall, Upper Saddle River, NJ dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Information_system diakses pada 28 september 2014

Deng Yu et al,Standardization of information definition, Medical information, 2006, 19(7)dalam http://en.wikipedia.org/wiki/Information diakses pada 28 september 2014

http://en.wikipedia.org/wiki/Psychometrics diakses pada 28 september 2014

http://en.wikipedia.org/wiki/Psychology diakses pada 28 september 2014


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: